JAKARTA – Adegan demi adegan diperagakan oleh para pelaku dan saksi dalam kejadian penganiayaan Mario Dandy (20) terhadap anak petinggi GP Ansor, David Ozora. Salahs satu adegan yang jadi sorotan adalah percakapan antara Mario dengan tersangka Shane Lukas usai penganiayaan.
Saat aksi penganiayaan tak lagi dilakukan Mario, saksi N yang merupakan ibu teman korban berteriak dengan kencang dari rumahnya yang tak jauh dari lokasi penganiayaan.
Saat itu pula saksi N bersama suaminya menghampiri korban yang sudah terkapar usai dianiaya Mario.
“Adegan ke-33 SRL (Shane) mengucap 'Sudah lu sudah diam’, kemudian MDS menjawab 'Enggak takut gw anak orang mati'. Di saat bersamaan ada teriakan 'Woi' dari saksi ibu N sehingga seketika itu juga anak AG (tersangka, pacar Mario) mematikan kamera," kata tim penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya di lokasi, Jumat (10/3/2023).
Kemudian, saksi N berucap kepada AG untuk memberikan bantuan kepada korban yang sudah terkapar. AG menolak meletakkan kepala David yang sudah terkapar ke pahanya.
“Jadi Saksi N meminta anak AG untuk pahanya ditaruh di bawah tangannya dan dibawa ke kepala korban, Tapi AG tidak mau hanya memberikan tangannya," ujar penyidik.
(Qur'anul Hidayat)