Kedua, kata TGB, membahas komitmen untuk saling membantu, saling mendoakan dan saling mendukung. "Sehingga ikhtiar kita satu sama lain bisa berhasil dan sukses," ujarnya.
Hal ketiga yang dibahas dalam pertemuan adalah terkait kiprah para alumni di seluruh aspek pembangunan. Tidak hanya di internal lembaga pendidikan Keislaman, baik sebagai ustadz, kiyai maupun sebagai tuan guru. Tapi juga mengisi ruang-ruang ekonomi, sosial dan budaya bahkan juga politik dan pemerintahan.
"Jadi kita saling bersinergi untuk kerja sama. Termasuk untuk Sumut, ya tentu kontesnya bagaimana Sumut ini bisa lebih maju," katanya.
Pertemuan Silaturahmi antara TGB dan para pendakwah alumni Timur Tengah ini merupakan bagian dari kunjungan kerja 2 hari TGB di Medan. Sebelumnya pada pagi hari, TGB juga sudah bersilaturahmi dan memberikan tausiah kepada ratusan santri dan santriwati ke Pondok Pesantren Ulumul Quran di Stabat, Kabupaten Langkat.
Di hari yang sama, TGB juga melantik kepengurusan DPW Pemuda Perindo Sumut yang dipimpin oleh legislator Perindo Sumut di Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat.