3. Penaklukan Andalusia
Peradaban Islam Eropa tak terlepas dari penaklukan pasukan muslim terhadap wilayah Semenanjung Iberia atau yang dikenal dengan Andalusia (kini Spanyol). Peristiwa tersebut terjadi pada 28 Ramadhan di tahun 92 Hijriah di Lembah Barbate.
Di masa Kekhalifahan Umayyah, Islam telah tersebar masif ke berbagai wilayah. Upaya menaklukkan Andalusia telah dimulai sebelumnya, hingga akhirnya Thariq bin Ziyad memimpin pasukan muslimin menghadapi pasukan yang dipimpin Raja Roderic. Bukan hanya terjadi di bulan Ramadhan, jumlah pasukan Muslim pun sangat sedikit dibandingnya pihak lawan. Mengutip buku Raghib as Sirjani bertajuk Bangkit dan Runtuhnya Andalusia, total pasukan yang dipimpin Thariq tak kurang dari 12.000 prajurit, sementara Roderick membawa 100.000 pasukan bersenjata lengkap. Namun, kaum Muslimin berhasil memperoleh kemenangan dan menguasai Andalusia.
4. Agresi Militer Belanda I
Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya tanggal 17 Agustus 1945, bertepatan dengan bulan Ramadhan. Beberapa tahun setelah itu, masyarakat Indonesia harus menghadapi peperangan dengan penjajah Belanda yang rupanya masih ingin menguasai Indonesia. Agresi militer dilakukan Belanda di wilayah Jawa dan Sumatera dalam rentang waktu 21 Juli sampai 5 Agustus 1947.
Saat itu, masyarakat menghadapi agresi Belanda pada bulan Ramadhan 1366 H, dimulai pada awal-awal puasa. Pada puasa hari ketiga, rakyat di Sumatera menghadapi aksi Belanda yang dilakukan pagi hari seusai sahur. Belanda berhasil menguasai Pantai Timur Sumatera, Pantai Barat Sumatera, dan Palembang. Sedangkan di Pulau Jawa, Belanda menduduki wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan sebagian Jawa Timur. (Diolah dari berbagai sumber/Litbang MPI/Rahmi Rizal)
(Erha Aprili Ramadhoni)