Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tak Main-Main, AS Kucurkan Rp4,4 Triliun untuk Bangun Database Riset Penyakit Alzheimer

Susi Susanti , Jurnalis-Selasa, 04 April 2023 |13:00 WIB
Tak Main-Main, AS Kucurkan Rp4,4 Triliun untuk Bangun Database Riset Penyakit Alzheimer
Ilustrasi penyakit Alzheimer (Foto: Reuters)
A
A
A

Silverberg mengatakan sistem yang direncanakan ini akan dibuat dalam lingkungan komputasi yang aman, yang dilindungi beberapa pembatasan sebagai upaya untuk membuat privasi data kesehatan lebih aman.

Program hibah yang diumumkan pada 13 Maret itu telah direncanakan selama bertahun-tahun lamanya. Dana tersebut akan mulai disalurkan pada April 2024, dengan tujuan untuk membuat daftar khusus Alzheimer pada 21 bulan yang akan datang.

Kepala bagian data di divisi sumber daya dan analisis data NIH, Partha Bhattacharyya, mengatakan bahwa dia membayangkan bahwa platform ini akan membantu peneliti untuk merekrut orang di berbagai belahan Amerika Serikat.

"Jika mau berkontribusi lebih besar dalam pencegahan, kita harus mulai lebih awal. Ya tidak pada saat umurnya 65 tahun," ujarnya.

Sementara itu, beberapa pemangku kepentingan, seperti Medicare, Asosiasi Alzheimer, dan UsAgainstAlzheimer (Kita Melawan Alzheimer), dilaporkan mengikuti lokakarya yang membahas tentang desain platform tersebut, pada musim semi yang lalu.

Pusat Pelayanan Medicaid dan Medicare, yang menjalankan program asuransi tersebut, tidak membalas permintaan untuk berkomentar.

Adapun Kepala bidang sains di Asosiasi Alzheimer, Maria Carillo, mengatakan bahwa pihaknya akan membuat permohonan atas dana hibah NIA tersebut. Selama 6 tahun, akan diberikan USD50 juta (Rp748 miliar) per tahun.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement