"Ini merupakan tugas mulia, kita menjaga kemanusiaan, menjaga perdamaian agar manusia tetap menghormati manusia yang lain. Menjaga tetap lestarinya peradaban manusia yang damai, harmoni dan menjaga perbedaan ini," bebernya.
Pada kesempatan yang sama, Komjen Rycko mengamanatkan kepada 59 PNS BNPT RI yang resmi dilantik pada hari ini untuk dapat menjadi agen penanggulangan ideologi intoleransi radikal terorisme yang menjadi penyakit sosial di Indonesia.
"Tidak cukup hanya memiliki ketahanan terhadap ideologi ini, rekan-rekan harus menjadi agen, menjadi pencerah, menjadi penyuluh, menjadi pelopor, dan menjadi contoh untuk menuju Indonesia yang semakin harmoni, Indonesia yang aman dan damai, Indonesia tanpa kekerasan dan Indonesia yang menolak berbagai penyakit sosial termasuk ideologi teroris," tutur Jenderal Bintang 3 itu.
Ia juga mengingatkan kepada PNS baru untuk memahami tugas, pokok dan fungsi serta tanggung jawab dalam rangka mendukung kerja nyata BNPT RI dalam menanggulangi terorisme.
"Berbagai peraturan perundang-undangan, kode etik, etika profesi sebagai pegawai negeri akan berlaku kepada rekan-rekan sekalian. Untuk itu, sebagai pimpinan di BNPT RI saya ingatkan untuk pahami apa tugas, tanggung jawab serta hak dan kewajiban sebagai pegawai negeri," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.