Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BMKG Ingatkan Pemudik Waspada Potensi Banjir Rob pada Periode Lebaran 2023

Binti Mufarida , Jurnalis-Selasa, 18 April 2023 |08:10 WIB
BMKG Ingatkan Pemudik Waspada Potensi Banjir Rob pada Periode Lebaran 2023
Ilustrasi. (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat dan para pemudik akan potensi banjir pesisir atau banjir rob pada periode Lebaran 2023. BMKG mengungkapkan, beberapa wilayah yang diperkirakan berpotensi dilanda banjir rob di antaranya adalah Pesisir Banten, Pesisi Utara - Pantura (Pesisir utara DKI Jakarta, Pesisir Jawa Tengah dan Pesisir Jawa Timur).

“Di sejumlah titik banjir rob kemungkinan akan sangat mengganggu arus mudik. Selain itu aktivitas warga di sekitar pelabuhan dan pesisir juga ikut terdampak, seperti bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati sebagaimana dikutip dari keterangan resminya, Selasa (18/4/2023).

Selain itu, Dwikorita juga mengimbau pemudik yang menggunakan transportasi laut untuk berhati-hati dan waspada selama pekan mudik Lebaran. Pihaknya memprediksi potensi terjadinya gelombang tinggi berkisar 4.0 - 6,0 meter terjadi di sejumlah wilayah Indonesia selama periode lebaran 2023.

“Imbauan ini juga berlaku untuk nelayan, penyedia jasa transportasi, operator transportasi laut, pelaku wisata bahari, dan masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di wilayah pesisir,” ungkapnya.

Dwikorita mengatakan, Prediksi kondisi tinggi gelombang periode lebaran 2023 untuk wilayah umumnya berkisar 0.5 - 1.0 meter, namun perlu diwaspadai beberapa daerah terdapat gelombang tinggi mencapai 2.5 - 4.0 m diwilayah Pesisir Barat Sumatera, Samudra Hindia Barat Aceh hingga Nias, Selat Sunda bagian Selatan, Pesisir Selatan Bali hingga Sumba, dan Samudra Hindia Selatan Bali Hingga Sumba.

“Gelombang dengan ketinggian 4.0 - 6.0 m terpantau di wilayah Pesisir Barat Enggano hingga Lampung, Pesisir Selatan Jawa, Samudra Hindia Selatan Enggano hingga Lampung dan Samudra Hindia Selatan Jawa,” paparnya.

Dwikorita juga meminta pemudik untuk tidak memaksakan diri dan mengantisipasi jika terjadi penundaan aktivitas pelayaran akibat gelombang tinggi. Menurut Dwikorita, keselamatan dalam bertransportasi adalah hal yang utama dan tidak bisa ditawar.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement