Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Anas Urbaningrum Ziarah ke Makam Taufik Kiemas hingga Bj Habibie

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Rabu, 19 April 2023 |13:41 WIB
Anas Urbaningrum Ziarah ke Makam Taufik Kiemas hingga Bj Habibie
Anas Urbaningrum ziarah ke makam NBJ Habibie (Foto: MPI/Istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Mantan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Anas Urbaningrum bersama para sahabatnya ziarah ke makam sejumlah tokoh negara di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, hari ini, Rabu (19/4/2023). Di antaranya, makam Nurcholish Madjid, Taufiq Kiemas, hingga BJ Habibie.

Anas sebelumnya lebih dulu berziarah ke makam Soekarno alias Bung Karno di Blitar dan dilanjutkan ke Tanah Kusir tempat Bung Hatta dimakamkan. Safari ziarah ini dilakukan setelah Anas bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung.

Setelah Bung Karno dan Bung Hatta, Anas Urbaningrum kemudian berziarah ke makam mantan Presiden Republik Indonesia, BJ Habibie. Menurutnya, BJ Habibie merupakan salah satu tokoh Indonesia yang berjasa di masa transisi.

"Pak Habibie adalah tokoh yang menjadi Presiden di masa transisi, masa sulit yang membutuhkan panduan detil agar Indonesia bisa keluar dari krisis dan sekaligus membangun rezim politik baru berdasarkan prinsip-prinsip demokrasi," kata Anas di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2023).

"Pak Habibie akan dikenang sebagai tokoh negarawan yang meskipun waktunya singkat dalam memimpin bangsa ini, tetapi mewariskan legacy yang indah dalam bidang demokrasi, HAM dan stabilisasi ekonomi," sambungnya.

Sementara Nurcholish Madjid, diungkapkan Anas, merupakan sosok senior yang banyak menelurkan ide-ide kebangsaan di organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Ia menilai Cak Nur -sapaan karib Nurcholish Madjid- banyak berkontribusi dalam segi keIslaman dan keIndonesiaan.

"Cak Nur adalah senior, panutan dan ideolog HMI. Beliau telah berani mengambil posisi sebagai penarik gerbong pembaruan pemikiran Islam di Indonesia yang berkontribusi besar untuk menganyam ke-Islaman dan ke-Indonesiaan," ujar Anas.

"Pemikiran-pemikiran terobosan Cak Nur telah berhasil mendamaikan ketegangan antara hijau dan merah putih. Bahwa Islam dan Indonesia harus dilafalkan dalam satu nafas, sehingga bisa menjadi rahmatan lil ‘alamin," imbuhnya.

Sedangkan Taufiq Kiemas, menurut Anas, adalah bapak sekaligus penghulu para aktivis. Ia menilai banyak pelajaran dan ilmu yang pernah dihasilkan oleh Taufiq Kiemas. Khususnya, bagi para aktivis di Indonesia.

"Banyak aktivis dari berbagai latar belakang yang mendapatkan sentuhan untuk maju dari Pak TK. Khusus bagi saya yang mantan aktivis HMI, Pak TK adalah juga senior yang punya perhatian besar dan sekaligus Anggota Kehormatan KAHMI. Karena banyak hal kebaikan itulah, maka Pak TK akan selalu dikenang dengan indah," ucapnya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement