"Terjadinya gerhana Matahari hibrida disebabkan oleh berubahnya jarak antara permukaan Bumi yang melengkung dengan Bulan sebagai objek yang menghalangi Matahari saat gerhana Matahari," kata Peneliti Ahli Madya di Pusat Riset Antariksa BRIN, Johan Muhammad dalam keterangan resminya.
Momen langsung melihat gerhana matahari hibrida ini diselenggarakan oleh Planetarium dan Observatorium Jakarta Unit Pengelola Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (UP PKJ TIM).
Selain itu, kegiatan ini melibatkan sejumlah mahasiswa dan mahasiswi dari Sains Atmosfer dan Keplanetan, Institut Teknologi Sumatera.