Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Saat Gatot Soebroto Perintahkan Slamet Rijadi Selamatkan Gerilyawan dari Pengaruh PKI

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Senin, 24 April 2023 |06:00 WIB
Saat Gatot Soebroto Perintahkan Slamet Rijadi Selamatkan Gerilyawan dari Pengaruh PKI
Pemberontakan PKI (Foto: dok istimewa/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Overste (Letkol) Ignatius Slamet Rijadi mendapat perintah untuk menyelamatkan dua kompi gerilyawan dari pengaruh Partai Komunis Indonesia (PKI), di tengah pecahnya pemberontakan Madiun pada 1948 silam

Saat itu suasana masih mencekam dan masih sulit mendeteksi siapa kawan dan lawan setelah adanya pemerontakan PKI tersebut.

Pada suatu siang pada hari Kamis, 23 September 1948, Slamet Rijadi dihubungi Gubernur Militer Kolonel Gatot Soebroto yang diterima ajudannya di Banyudono, Boyolali, Jawa Tengah.

Slamet Rijadi diperintah untuk menemui Kolonel Gatot di Balai Kota. “Kolonel Gatot Soebroto, mengapa memanggil saya dengan sangat mendadak?” tanya Slamet Rijadi, sebagaimana termaktub di buku ‘Ignatius Slamet Rijadi: Dari Mengusir Kempeitai sampai Menumpas RMS’.

Apalagi kontak itu datang tak lama setelah sempat terjadi kesalahpahaman antara anak buahnya dengan Pasukan Siliwangi, hingga meletupkan adu mulut antara Komandan Brigade Siliwangi, Kolonel Sadikin dengan Panglima Besar (Pangsar) Jenderal Soedirman.

Sedikit menengok ke belakang soal peristiwa itu, Kolonel Sadikin sampai geram dengan tanggapan Pangsar Soedirman yang mengatakan, “Slamet Rijadi adalah anak saya!”. Dijawab Kolonel Sadikin, “Lalu saya anak siapa, Jenderal?”.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement