Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gambaran Permukiman Mataram yang Dirintis Ki Ageng Pamanahan: Alamnya Subur dan Perdagangan Berkembang

Avirista Midaada , Jurnalis-Selasa, 25 April 2023 |10:01 WIB
 Gambaran Permukiman Mataram yang Dirintis Ki Ageng Pamanahan: Alamnya Subur dan Perdagangan Berkembang
Ki Ageng Pamanahan (foto: dok ist)
A
A
A

PENAKLUKKAN Arya Penangsang sang penguasa Jipang membuat Raja Pajang menghadiahkan tanah Pati dan Mataram untuk aktornya. Dua orang yang mendapat hadiah itu yaitu Ki Pamanahan dan Panjawi, meski yang, menewaskan Arya Penangsang sebenarnya adalah Sutawijaya yang dikenal sebagai Panembahan Senopati.

Ki Pamanahan pun akhirnya menuju tanah Mataram di Hutan Mentaok. Ia memulai kehidupan baru dengan mendirikan permukiman di sana. Lalu Ki Pamanahan mengubah namanya menjadi Ki Ageng Mataram atau yang juga dikenal dengan Ki Ageng Pamanahan.

Mengenai suasana di awal-awal berdirinya tanah Mataram Babad Tanah Djawi mengisahkan bagaimana Ki Ageng Mataram membabat alas atau membuka hutan dan memulai kehidupan baru di permukiman Mataram. Konon kampung baru bernama Mataram ini cukup indah.

Pada suatu hari yang telah ditentukan, atas perintah Pamanahan, penduduk mulai membersihkan hutan dan membangun sebuah dalem. Jalan-jalan ditanami dengan pohon buah-buahan. Pembangunan ini ber- langsung pada 1591 masehi.

De Graaf pada bukunya "Puncak Kekuasaan Mataram : Politik Ekspansi Sultan Agung", mengisahkan bagaimana alam Mataram yang kaya raya. Alam membantu dengan panen yang berlimpah-limpah. Bahkan air sumur tampak jernih, perdagangan berkembang dengan pesat. Banyak orang yang menetap di sana.

Konon Ki Ageng Mataram mulai mengembangkan alam, sesuai dengan pemerintahan yang baik. Di sana Mataram tumbuh menjadi sebuah permukiman dengan alam yang asri dan subur.

Ki Ageng Mataram, dan bersama kaumnya menikmati kehidupan tanpa kesulitan apa pun. Namun, ia melakukan tapa karena mengetahui apa yang pernah diramalkan oleh Sunan Giri, yakni bahwa kelak di Mataram akan muncul raja-raja besar yang berkuasa atas seluruh tanah Jawa. Ia mengharap bahwa keturunannya-lah yang akan menjadi raja-raja itu.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement