Jika ia memilih nama George, maka akan menjadi Raja George VII. Sempat ada spekulasi, mantan suami dari Putri Diana ini menyukai nama George VII sebab alasan sejarah dan pengabdian kepada nenek dan kakeknya, yaitu Ibu Ratu serta George VI.
Meski memiliki sejarah panjang Raja George, ayah dari Pangeran William dan Harry itu memilih mempertahankan kontinuitas dan memperkuat "nama" Charles, sehingga menjadi Raja Charles III.
Nama Charles sendiri berasal dari kata Jerman kuno karl, yang berarti "manusia bebas", secara historis dipandang oleh beberapa kalangan kerajaan sebagai kutukan.
Charles I memerintah dari tahun 1625 hingga 1649, adalah salah satu raja paling terkenal di Inggris. Ia menjadi satu-satunya penguasa Inggris yang pemerintahannya menyebabkan revolusi dan penghapusan sementara monarki. Alhasil ia diadili dan dieksekusi di depan umum lantaran pengkhianatan.
Sementara Charles II dikenal sebagai Merry Monarch, menghabiskan bertahun-tahun di pengasingan. Sayangnya, pemerintahannya juga disertai dengan wabah dan kebakaran besar di London.