JAKARTA - Menteri ATR/BPN Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto dan istrinya menyambangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, pagi ini. Hadi Tjahjanto datang ke KPK bersama jajaran Kementerian ATR/BPN.
Kedatangan Hadi Tjahjanto dan rombongan tersebut untuk memenuhi undangan pembekalan antikorupsi yang diinisiasi KPK. Mantan Panglima TNI tersebut menyambut baik upaya pencegahan korupsi yang dilakukan KPK. Menurutnya, upaya itu sangat bermakna untuk jajaran Kementerian ATR/BPN.
"Kami dari Kementerian ATR/BPN menyambut gembira dan terima kasih kepada KPK karena memberikan satu pembekalan antikorupsi untuk penyelenggara negara dan istri, yang hari ini diikuti oleh pejabat eselon I," ungkap Hadi di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (16/5/2023).
Hadi mengaku banyak mendapat pesan-pesan antikorupsi dari Ketua KPK, Firli Bahuri dan jajarannya. Ia berharap pesan yang disampaikan KPK dapat dipahami dan dilaksanakan oleh jajaran Kementerian ATR/BPN di lingkungan kerja maupun keluarga.
"Banyak yang kita dengar dari ketua KPK, dari para deputi, memberikan gambaran-gambaran perilaku koruptif. Oleh sebab itu pembekalan ini sangat penting untuk memitigasi niat-niat yang kurang baik, terutama adalah di lingkungan keluarga sendiri," terangnya.
Hadi meminta agar pesan antikorupsi yang didapat para pejabat Kementerian ATR/BPN hari ini dapat diteruskan ke pegawai yang lain. Sebab, sistem pencegahan korupsi saja tidak cukup untuk mencegah terjadinya rasuah. Oleh karenanya, kata dia, penting adanya pemahaman perilaku antikorupsi.
"Dengan sistem apapun yang sekarang dibangun oleh ATR/BPN, dengan digitalisasi, dengan sistem elektronik, tapi kalau sumber daya manusianya tidak disiapkan, maka perilaku-perilaku koruptif pasti akan dilakukan, akan karena banyak jalan," urai Hadi.