Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bersyukur Kantornya Digeledah KPK, Risma: Saya Tak Mau Menyakiti Orang Miskin

Widya Michella , Jurnalis-Rabu, 24 Mei 2023 |13:10 WIB
Bersyukur Kantornya Digeledah KPK, Risma: Saya Tak Mau Menyakiti Orang Miskin
Mensos Risma. (Foto: Widya Michella)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) RI, Tri Rismaharini mengaku bersyukur kantornya di Salemba, Jakarta Pusat, digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu guna mengingatkan para jajarannya untuk bekerja dengan baik.

"Saya bersyukur kejadian (penggeledahan) kemarin, mungkin bagi orang lain itu aib atau apa. Saya bersyukur," kata Mensos Risma dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Sosial, Rabu (24/5/2023).

"Biar saya mudah mengingatkan teman-teman Kemensos, kalau tidak ada yang percaya apa yang saya inginkan, mungkin sekarang berubah pikiran 'Oh, ternyata begitu'. Saya senang, terus terang," katanya.

 BACA JUGA:

Risma mengaku tidak memiliki beban walaupun KPK menggeledah kantornya. Sebab ia tak ingin menyakiti hati rakyat.

"Makanya teman-teman lihat enggak wajah saya, saya tidak punya beban, karena dari awal saya omongkan, jangankan jadi Menteri Sosial yang ngurusin orang miskin, saya jadi Wali Kota Surabaya pun, saya tidak pernah mau itu," kata dia.

"Apalagi saya menyakiti orang-orang miskin. Saya mau dapat neraka paling mana kalau saya menyakiti orang miskin saya lakukan itu?" tuturnya.

 BACA JUGA:

Sebelumnya, Stafsus Menteri Sosial (Mensos) Bidang Komunikasi dan Media Massa Don Rozano Sigit Prakoeswa membenarkan bahwa adanya penggeledahan terkait korupsi bantuan sosial (bansos) beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH).

"Tadi ada tim penyidik KPK yang datang ke Kementerian Sosial mulai jam 10.00-18.00 WIB itu terkait dengan pekerjaan penyaluran bansos beras untuk KPM PKH tahun 2020,"kata Don kepada wartawan, Selasa (23/5).

Dia mengatakan Mensos Risma siap membantu dan kooperatif dalam menuntaskan kasus korupsi tersebut. Walaupun ruangan tak digeledah tak disegel KPK, beberapa barang bukti ada yang turut diamankan.

"Apa aja yang diminta KPK, dokumen dan apa saja yang diminta KPK. Rasanya ada notebook. Ya kita kooperatif saja. Jadi yang dipakai tahun itu, pasti KPK tahu juga mekanisme soal ini notebook tahun berapa,"tuturnya.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement