Kisah Mistis Pelarian PDRI
Pelarian rombongan PDRI melalui rimba belantara yang menyimpan banyak bahaya itu tidak lepas dari cerita mistis yang masih terekam dalam ingatan masyarakat.
Salah seorang tokoh masyarakat Sungai Dareh, Yulius mengungkap rombongan Syafruddin yang memilih jalan di Sungai Batanghari harus berhenti beberapa kali di pondok milik masyarakat di pinggir sungai.
Selama pemberhentian itu, rombongan selalu melihat ada harimau yang berada di sekitar mereka. Selain harimau rombongan juga melihat gajah. Penampakan itu membuat rombongan cemas, namun hingga sampai ke Bidar Alam harimau dan gajah itu tidak pernah mengganggu. Seakan-akan, harimau dan gajah itu hanya mengawal rombongan.
Rombongan Tengku Moh. Hasan juga mengalami kisah mistis. Malah lebih mengerikan. Mereka juga melihat harimau sepanjang jalan. Harimau itu hanya berjarak 20 meter dari rombongan. Saat mereka berjalan, harimau itu ikut berjalan. Saat mereka berhenti, harimau itu juga berhenti.
Cerita yang kemudian tertinggal dalam ingatan masyarakat setempat, harimau itu ternyata memang sengaja diutus oleh orang Sungai Dareh untuk melindungi rombongan hingga ke Bidar Alam.
Hal itu bukan hal aneh menurut tokoh masyarakat Sungai Dareh, Yulius karena memang ada Anak Nagari Sungai Dareh yang memiliki kepandaian Silek Pangian Ranah Rantau Batanghari yang bisa berkomunikasi dengan harimau. Silek itu hingga saat ini masih berkembang di aliran Sungai Batanghari.
( Muhammad Fadli Rizal)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.