Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Akhir Hidup Soekarno Dirundung Kesepian: Aku Ingin Ditembak Saja

Qur'anul Hidayat , Jurnalis-Senin, 05 Juni 2023 |06:04 WIB
Akhir Hidup Soekarno Dirundung Kesepian: Aku Ingin Ditembak Saja
Soekarno. (Foto: Istimewa)
A
A
A

Peter Kasenda dalam buku ‘Hari-hari Terakhir Soekarno’ (2012) menyebut, Bung Karno ditempatkan dalam sepetak kamar dengan penjagaan berlapis di lorong rumah sakit. Kondisi kesehatan Bung Karno semakin memburuk.

Anak-anak Soekarno menunggu perkembangan kabar ayah mereka dengan wajah tegang. Tepat pukul 07.00 WIB, dokter Mahar Mardjono membuka pintu ruang perawatan, dan anak-anak Bung Karno langsung menyerbu masuk. Berondongan pertanyaan hanya dijawab dokter Mahar dengan gelengan kepala. Pukul tujuh lewat sedikit, perawat mulai melepas selang makanan dan alat bantu pernapasan Bung Karno.

Anak-anak Bung Karno lalu mengucap takbir. Megawati membisikkan kalimat syahadat ke telinga Bung Karno dan Bung Karno mencoba mengikuti.

“Allah,” kata Bung Karno lirih seiring napasnya yang terakhir seperti dikutip dari buku “Soekarno Poenja Tjerita, Yang Unik dan Tak Terungkap dari Sejarah Soekarno”.

Tepat pukul 07.07 WIB, Bung Karno wafat, tangisan pun pecah di RSPAD. Sang Proklamator RI itu kemudian dimakamkan di Blitar, Jawa Timur. Berakhir sudah tugasnya sebagai Penyambung Lidah Rakyat Indonesia.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement