Gambar yang tidak diverifikasi yang dibagikan di saluran media jihadi menunjukkan sekitar selusin tentara Uganda, dengan tangan tertahan di belakang, ditangkap oleh para militan.
Langkah kelompok militan tersebut telah menuai kecaman dari Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa.
“Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada keluarga dan teman-teman korban dan berharap pemulihan penuh bagi mereka yang terluka. Amerika Serikat memuji keberanian dan pengorbanan pasukan yang berpartisipasi dalam misi penting ini. Kami mendukung mitra Somalia dan Uni Afrika kami dalam perjuangan untuk mengalahkan terorisme dan untuk memajukan perdamaian dan stabilitas bagi rakyat Somalia,” kata Departemen Luar Negeri AS.
Dalam pernyataan sebelumnya, Uni Eropa mengatakan serangan itu hanya memperkuat komitmennya "untuk mendukung kawasan itu dan meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab atas serangan keji yang terus menerus terhadap warga Somalia dan mereka yang berusaha menstabilkan situasi di negara itu."
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.