Karena takut, kelompok siswa SMP ini memutuskan lari dan pulang daripada melanjutkan perjalanan yang tinggal 100 meter. Sementara kelompok 5 orang ini memutuskan melanjutkan perjalanan. Dan mereka akhirnya sampai ke loaksi Coban Glotak.
Sesampainya di lokasi air terjun, mereka lalu mengganti pakaian untuk bersiap bermain air. Tapi tiba-tiba pria berpakaian BDSM tersebut berada di belakang mereka. Sontak saja mereka terkejut kemudian kembali memakai pakaian kembali. Mereka juga bertanya apa maksud pria mesum misterius tersebut. Namun ia hanya diam saja tidak merespon.
Ketika diminta untuk menggelengkan kepala tanda mendengar pertanyaan mereka, ia kembali diam saja. Salah satu wisatawan yang mulai naik pitam lalu berteriak agar pria tersebut berbalik badan, karena khawatir ada senjata yang disembunyikan. Pria misterius tersebut lalu berbalik badan dan berjalan ke dalam semak-semak lalu menghilang.
Beredarnya video tersebut membuat jajaran Muspika Kecamatan Wagir langsung mengunjungi kawasan Wisata Coban Glotak, untuk menanyakan ke pihak pengelola perihal pria yang diduga mengidap eksibisionis tersebut.
Kapolsek Wagir, AKP Rony Margas membenarkan adanya pria misterius berpakaian BDSM di Coban Glotak. Ia menjelaskan jika pria tersebut masuk tanpa mengantongi tiket, alias masuk secara ilegal.
"Video orang ditali dan ditutup matanya di Coban Glotak memang benar. Pria tersebut masuk tanpa tiket dan keluar jam 4 sore," ucap Rony Margas dikonfirmasi pada Selasa petang (6/6/2023).
Sementara wisatawan yang merekam kejadian tersebut masih dicari keberadaannya. Mereka ingin meminta keterangan lebih lanjut terkait kejadian yang menghebohkan media sosial tersebut. Pasalnya hingga kini siapa pria berpakaian BDSM ini masih ditelusuri.
"Kita sekarang masih dalam penyelidikan. Sementara pembuat video masih dalam pencarian," ujarnya.
Pihaknya bakal mengamankan pria berpakaian BDSM tersebut. Pasalnya sudah meresahkan wisatawan dan masyarakat. Perilakunya juga mengancam pendapatan masyarakat sekitar karena wisatawan jadi berpikir dua kali untuk datang ke Coban Glotak.
Ia pun meminta pengelola memperketat penjagaan di Coban Glotak. Wisatawan pun diminta tidak terpengaruh dengan kabar pria berpakaian BDSM. Karena pria tersebut tidak akan bisa masuk ke Coban Glotak lagi.
"Saya menghimbau masyarakat untuk tidak takut berlibur ke Coban Glotak. Karena tingkat keamanan dari pihak muspika dan pihak pengelalo Perhutani menjamin keamana di lingkungan," tandasnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.