JAKARTA – Albinisme, atau albino merupakan kelainan genetik yang disebabkan oleh kurangnya produksi melanin, yaitu pigmen yang memberi warna pada kulit, rambut, dan mata. Kondisi ini membuat orang yang memiliki albinisme memiliki rambut, kulit, dan mata dengan warna yang lebih terang dan pucat dari warna kulit ras asalnya.
Tak jarang, pengidap albinisme mengalami diskriminasi karena penampilan mereka yang berbeda, bahkan sangat kontras dengan orang-orang di sekitarnya. Karena itulah tanggal 13 Juni ditetapkan sebagai Hari Kesadaran Albinisme Internasional sebagai upaya menghapus diskriminasi tersebut.
Meski membuat penampilan mereka berbeda, pengidap albinisme tetap bisa berkarya, bahkan sukses di masyarakat, seperti kisah Xueli Abbing, seorang pengidap albinisme yang menjadi model Vogue yang mengidap albinisme.
Xueli Abbing merupakan model sukses Vogue yang memiliki keterbatasan karena mengidap albinisme. Namun kariernya sekarang yang sukses, berangkat dari masa lalu yang sulit. Saat Xueli masih bayi, orang tuanya meninggalkan dia di luar sebuah panti asuhan.