"Saya ngorek dari beberapa klien, pertama saya tanya tarifnya berapa? 'Dia bilang Rp700 ribu, ditawar mentok Rp300 ribu," ujarnya.
"Nah dari itu, terima berapa. 'Katanya saya nggak terima apa-apa, semua diambil oleh germo.' Nah, kamu bagaimana dapatnya? 'Ya, saya dapatnya digaji seminggu sekali, kadang-kadang kami dapat Rp2 juta. Terus katanya target saya 40 orang (pelanggan) seminggu'," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.