Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sejarah Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia yang Diperingati pada 17 Juni

Rahmi Rizal , Jurnalis-Jum'at, 16 Juni 2023 |14:47 WIB
Sejarah Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia yang Diperingati pada 17 Juni
Foto: Reuters.
A
A
A

JAKARTA – Tanggal 17 Juni dideklarasikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia atau The World Day to Combat Desertification and Drought (WDCD). Deklarasi pada 1994 itu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di seluruh dunia mengenai bahaya degradasi lahan bagi keberlangsungan kehidupan, terutama manusia.

Dikutip dari laman United Nations Convention to Combat Desertification (UNCCD), sebanyak 23 persen lahan tidak lagi dalam kondisi produktif. Sementara itu, 75 persen lahan telah diubah dari keadaan aslinya yang sebagian besar digunakan untuk pertanian. Laju perubahan tersebut terjadi sangat cepat dalam 50 tahun terakhir.

Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya degradasi lahan. Kekuatan alam, seperti kondisi cuaca ekstrem, serta kekeringan adalah di antara penyebabnya. Tak ketinggalan, aktivitas manusia yang mencemari atau menurunkan kualitas tanah dan kegunaan lahan.

Salah satu bentuk dari degradasi lahan adalah desertifikasi atau penggurunan, yakni berubahnya tanah subur menjadi gurun. Lahan yang relatif kering akan semakin gersang, disertai dengan kehilangan badan air, vegetasi, dan hewan liar.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement