Kemudian suasana benar-benar jadi panik dan semrawut sungsang-sumbel. Setelah Guntur dapat menguasai lagi rasa takutku dan emosi. Cepat-cepat aku melompat masuk di antara sela-sela tumpukan peti botol limun di kolong meja.
Kak ... saya di sini!
+ Aduuuh! Kakak cari kemana-mana jebulnya di sini. Ayo Mas, cepat pulang!
Cepat pulang. Bapak di mana Kak
+ Belum tahu juga Mas! Tugas Kakak menyelamatkan Mas dulu ke rumah.
Aku "diseret" secepat kilat ... ke mobilku B-5353.
+ Ya Allah ...Hayo buruan masuk mobil, kita berangkat dah!
Eh Pak Ro'i nggak apa-apa?
+ Alhamdulilah Mas! Gatotkaca mah nggak mempan pelor! ... Mas lebih baik tiduran saja di belakang ... tiarap saja dah; nggak usah lihat jalanan. Biar pak Ro'i geber ini mobil, biar larinya kayak setaaann!
Sesampainya di Istana, begitu turun dari mobil, Guntur cepat ngibrit ke kamar Bapak. Ternyata Bapak tidak ada di situ. Jangan-jangan Bapak tewas kena granat dan aku sekarang jadi anak yatim.
Tiba-tiba dari kejauhan seseorang berteriak "Saiinnn ... Saiinnn ... kadieu (ke mari)"
Lho itu kan suara Bapak!
Secepat kilat Guntur kabur ke kamar Bapak, di tengah jalan bertubrukan dengan Pak Saiin. Bummm! Pak Saiin yang sudah reyot itu (umurnya 70 tahunan) terkapar di lantai.
Bapak nggak apa-apa?
+ Alhamdulillah. Tuhan masih melindungi Bapak ... Syukur, Adis gimana?
Apa Bapak kena?
+ Ini apa (sambil menunjuk lukanya di lengan) ... Tapi bukan kena grabat! Kena kawat duri! Ho ho ho ... Waktu mbrobos pager rumah di depan sekolahmu, aku kecantol kawat durinya. Bapak disembunyikan oleh Kak Dijo dan Oding ... mereka melindungi Bapak dengan badannya ... Oding ternyata kena granat di pahanya ... Bapak kembali ke Istana dengan naik mobil lain, karena ternyata Chrysler yang dari Pak Ibnu Saud kena granat dan mogok.
Bapak takut nggak?
+ Bapak pasrah terserah kehendak Tuhan ... kasihan mereka-mereka yang tak berdosa ikut jadi korban ... sudahlah, hayo Tok, Bapak musti siap-siap untuk ... pers conference ... Kapan-kapam kau tengok Kak Ngatijono, sampaikan terima kasih dari Bapak.
(Fakhrizal Fakhri )