BAUBAU - Warga keturunan Ambon yang bermukim di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) memiliki tradisi saat Idul Adha. Sebelum disembelih, hewan kurban diarak keliling kampung. Tradisi tersebut dinamakan hadrat.
Biasanya ratusan orang mulai dari orang tua, pemuda, hingga anak-anak berkeliling kampung mengarak hewan kurban, seperti kambing dan sapi. Hewan itu diarak sebelum disembelih.
Saat mengarakan hewan kurban, lantunan salawat dan alat musik rebana mengiringi.
Tradisi Hadrat ini merupakan warisan nenek moyang mereka. Warga kemudian mempraktikkan saat berada di Ambon sebelum kerusahan melanda.
"Hadrat merupakan budaya Islam yang kami ambil dari Syekh Abdul Qodir Jaelani. Pukulan hadrat ini di mana-mana ada tapi bagi warga Ambon mempunyai cara tersendiri," kata Zainal Abidin, pemuda keturunan Ambon.
Setelah diarak, hewan itu disembelih dan daging hewan kurban langsung dibagikan kepada masyarakat setempat yang tidak mampu.
(Erha Aprili Ramadhoni)