Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Survei LSI: Ganjar dan Prabowo Jadi Top of Mind Capres 2024

Widya Michella , Jurnalis-Selasa, 11 Juli 2023 |16:06 WIB
Survei LSI: Ganjar dan Prabowo Jadi <i>Top of Mind</i> Capres 2024
A
A
A

JAKARTA - Nama Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto masuk ke dalam sejumlah nama-nama bakal calon presiden pilihan masyarakat atau Top of Mind pilihan presiden.

Berdasarkan hasil survei yang digelar Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada 1-8 Juli 2023 lalu dengan judul "peta kompetesi pilpres dan sikap publik terhadap isu-isu nasional", Ketum DPP Gerindra Prabowo Subianto menempati posisi pertama yakni 25.3 persen.

Sementara Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berada di posisi kedua dengan perolehan 25.1 persen. Posisi ketiga diduduki Anies Baswedan sebesar 15.4 persen dan keempat Ridwan Kamil dengan perolehan 4 persen.

"Prabowo paling banyak dipilih 25.3%, kemudian Ganjar 25.1%, Anies 15.4%, Ridwan Kamil 4.3%, dan nama lainnya kurang dari 4%. Sekitar 9.8% belum menunjukkan pilihannya,"dikutip hasil survei LSI, Selasa (11/7/2023).

Sementara nama-nama lainnya juga muncul namun berada dibawah 4 persen seperti Erick Thohir (3,7%), Mahfud MD (3,6%), Sandiaga Uno (3,0%), Gibran Rakabuming (2,1%), Puan Maharani (1,7%), AHY (1,6%), Maruf Amin (1,1%), Khofifah Indar Parawansa (1,0%), Tri Rismaharini (0,8%).

Kemudian ada juga nama Muhaimin Iskandar (0,6%), Airlangga Hartarto (0,5%), Bambang Soesatyo (0,3%), Gatot Nurmantyo (0,2%) dan Budi Gunawan serta Tito Karnavian sebesar (0%).

Sebagai informasi, hasil survei ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengambil keputusan dan juga pemilih mengenai peta dukungan pada calon dan partai politik menjelang 2024 yang kurang dari 250 hari dan masa pendaftaran pasangan calon presiden dan wakil presiden tinggal sekitar empat bulan.

Selain kombinasi pasangan potensi bakal calon presiden dan wakil presiden, LSI juga menyoroti sejumlah isu nasional juga menjadi perhatian publik baik dibidang hukum, maupun sosial keagamaan seperti kasus korupsi BTS, kasus Al Zaytun, dan kebijakan pemerintah mengakhiri pandemi covid 19 menjadi endemi.

Adapun target populasi survei ini adalah warga negara Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon/cellphone, sekitar 83% dari total populasi nasional.

Pemilihan sampel dilakukan melalui metode random digit dialing (RDD). RDD adalah teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak. Wawancara dengan responden juga dilakukan lewat telepon oleh pewawancara yang dilatih.

Dengan teknik RDD sampel sebanyak 1242 responden dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening. Margin of error survei diperkirakan ±2.8% pada tingkat kepercayaan 95%, asumsi simple random sampling.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement