BALIKPAPAN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mendeteksi 48 titik panas di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sehingga semua pihak diimbau waspada dan saling mengingatkan untuk tidak sembarangan membakar.
"Sebanyak 48 titik panas tersebut terpantau hari ini mulai pukul 01.00 hingga 17.00 Wita," ujar Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan BMKG Balikpapan Diyan Novrida dilansir Antara, Kamis (13/7/2023).
Titik panas merupakan indikator kebakaran hutan atau lahan (karhutla) yang terdeteksi dari suatu lokasi dengan suhu relatif tinggi dibandingkan dengan suhu di sekitarnya.
Ia mengimbau semua pihak dan masyarakat luas untuk saling mengingatkan tidak sembarang membakar, membuang puntung rokok sembarangan di lahan maupun hutan yang kering, termasuk tidak melakukan pembakaran saat mengelola lahan pertanian.
Sebaran 48 titik panas itu sudah diinformasikan ke pihak terkait, termasuk ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), baik tingkat provinsi maupun kabupaten setempat, agar mendapat tindakan lebih lanjut.
Pada Minggu 9 Juli 2023, BMKG juga mendeteksi 22 titik panas yang tersebar di empat kabupaten, namun titik panas tersebut sudah padam setelah dilakukan penanganan pihak terkait.