Ryuchell menjadi tokoh LGBT berpengaruh di Jepang dan terkenal dengan gaya berpakaian tanpa gender mereka. Ketika mereka menjadi lebih terkenal, mereka menjadi sasaran berbagai kampanye pelecehan sosial online yang sebagian besar mengkritik kehidupan pribadi dan ketidaksesuaian gender mereka.
Tak lama setelah kematian mereka, istilah seperti "Ryuchell" dan "pembunuhan karakter" mulai menjadi tren di Twitter di Jepang.
Peco dan putra mereka berada di luar negeri. Pada Selasa (11/7/2023) dia memposting foto kue untuk ulang tahun kelimanya. Keluarga belum mengomentari berita kematian Ryuchell.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.