Lebih lanjut, Donny Arsal menyampaikan, Sustainability Road Map SIG mencakup beragam inisiatif strategis yang berkontribusi pada dekarbonisasi melalui penurunan faktor terak, pemanfaatan bahan bakar alternatif sampah perkotaan yang dikelola menjadi refuse-derived fuel (RDF), hydrogen injection dan efisiensi energi termal (STEC).

Selain pemanfaatan biomassa sebagai bahan bakar alternatif, implementasi manajemen energi berbasis ISO 50001 yang diterapkan PT Semen Tonasa juga mencakup inisiatif pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) dengan pemasangan panel surya untuk substitusi listrik dalam operasionalnya.
Selain itu, SIG mendukung pengembangan energi terbarukan melalui penggunaan panel surya untuk substitusi energi listrik pada unit-unit operasionalnya, serta optimasi gas panas buang dari proses produksi semen (Waste Heat Recovery Power Generation).
“Melalui inisiatif strategis tersebut, SIG berhasil menurunkan pemakaian energi dari 108,5 juta GJ pada 2021 menjadi 94,2 juta GJ pada 2022. Intensitas emisi juga berhasil ditekan hingga 590 kg CO2/ton cement equivalent pada 2022, atau turun 16,67% dari baseline tahun 2010 sebesar 708 kgCO2/ton cement equivalent,” ujar Donny Arsal.
(Karina Asta Widara )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.