Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menag Malaysia Dikabarkan Tarik Semua Santri dari Ponpes Al Zaytun

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Selasa, 25 Juli 2023 |17:07 WIB
Menag Malaysia Dikabarkan Tarik Semua Santri dari Ponpes Al Zaytun
Ponpes Al Zaytun/Foto: MNC Portal
A
A
A

JAKARTA – Menteri Agama (Menag) Malaysia dikabarkan tarik semua santri dari Ponpes Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI), KH Athian Ali Muhammad.

Dikatakan KH Athian Ali, pemerintah Malaysia telah membuat tim investigasi untuk menyelidiki Pondok Pesantren Al Zaytun.

“Sewaktu kita mengeluarkan fatwa tentang Al Zaytun, Menteri Agama (Menag) Malaysia dengan cepat menanggapinya,” ujar Ali dkutip dari akun TikTok @asyifatendoseseo, Selasa (25/7/2023).

Menurutnya, Menteri Agama Malaysia telah membentuk tim untuk melakukan penyelidikan terhadap Ponpes Al Zaytun pimpinan Panji Gumilang.

Setelah penelitian yang berlangsung selama beberapa tahun ini, tim peneliti bentukan Menteri Agama Malaysia akhirnya menyimpulkan bahwa Ponpes Al Zaytun Indramayu mengajarkan ajaran sesat.

"Seluruh anak yang berasal dari Malaysia harus ditarik. Kalau tidak segera ditarik, mereka tidak akan bisa kembali ke Malaysia," terangnya.

Menteri Agama Malaysia kata KH Athian Ali menambahkan, mereka sangat cepat menindaklanjuti informasi-informasi yang masuk ke negaranya.

"Alhamdulillah, pada waktu itu Menteri Agama kita datang ke Al Zaytun. Akan tetapi Menteri Agama kita pada waktu itu bilang bahw Al Zaytun bagus dan megah bangunannya," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Malaysia terkait penarikan santri Malaysia dari Ponpes pimpinan Panji Gumilang tersebut.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement