Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Serdadu KNIL, Dilahirkan untuk Menebar Teror Pribumi di Tanah Air

Awaludin , Jurnalis-Rabu, 26 Juli 2023 |07:01 WIB
 Serdadu KNIL, Dilahirkan untuk Menebar Teror Pribumi di Tanah Air
Serdadu KNIL (foto: dok wikipedia)
A
A
A

Para perwira KNIL angkatan berikutnya banyak tercetak dari KMA Bandung. Beberapa nama di antaranya pilih melepas atribut KNIL mereka saat Jepang masuk ke Indonesia, seperti Abdoel Haris Nasution, Didi Kartasasmita, Soeriadarma, Tahi Bonar Simatupang, Adolf Lembong, hingga Alex Evert Kawilarang.

Sementara pada 1942, para kombatan KNIL lainnya terpaksa vakum lantaran kalah dari Jepang yang kemudian berganti berkuasa di Indonesia. Tapi kekuatan KNIL kembali dibangun, segera pasca-Jepang menyerah tiga tahun kemudian.

Di saat kembali membangun kekuatan itulah, pemerintah Hindia-Belanda “memanggil” lagi para pribumi untuk masuk KNIL. Beberapa di antara mereka menolak dan pilih masuk barisan kelaskaran atau Badan Keamanan Rakyat (BKR).

Sedangkan yang lainnya–yang menganggap Republik Indonesia yang baru lahir takkan mampu bertahan lama, akhirnya kembali masuk KNIL. Sejumlah bentrokan harus dilakoni dengan saudara sendiri selama kurang lebih lima tahun lamanya.

Hingga pada akhirnya pada 25 Juli 1950, komandan terakhir KNIL pengganti Letjen Simon Spoor yang meninggal, Letjen Dirk Cornelis Buurman van Vreeden, menyerahkan markas besar KNIL pada Kolonel A.H. Nasution selaku Kepala Staf Angkatan Darat dan pada 26 Juli 1950 tepat pada pukul 00.00, KNIL dibubarkan.

Adapun sisa-sisa personel KNIL, sesuai hasil Konferensi Meja Bundar (KMB), diberi pilihan untuk meleburkan diri ke APRIS (Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat), atau ke Koninklijke Landmaact (AD Belanda).

Sekira 60 ribu eks-KNIL yang pilih meleburkan diri ke APRIS, diharuskan diterima dengan pangkat yang sama. Sementara sekira lima ribu personel KNIL asal Ambon, memilih ikut dibawa pulang ke Belanda.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement