Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KH Ahmad Dahlan, Ulama Besar Keturunan Sunan Gresik dan Pendiri Muhammadiyah

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 01 Agustus 2023 |06:01 WIB
KH Ahmad Dahlan, Ulama Besar Keturunan Sunan Gresik dan Pendiri Muhammadiyah
KH Ahmad Dahlan. (Foto: Suara Muhammadiyah)
A
A
A

KH Ahmad Dahlan menyiasatinya dengan menganjurkan agar cabang Muhammadiyah di luar Yogyakarta memakai nama lain. Misalnya Nurul Islam di Pekalongan, Al-Munir di Ujung Pandang, Ahmadiyah di Garut. Sedangkan di Solo berdiri perkumpulan Sidiq Amanah Tabligh Fathonah (SATF) yang mendapat pimpinan dari cabang Muhammadiyah.

Sebagai seorang yang demokratis dalam melaksanakan aktivitas gerakan dakwah Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan juga memfasilitasi para anggota Muhammadiyah untuk proses evaluasi kerja dan pemilihan pemimpin dalam Muhammadiyah.

Selama hidupnya dalam aktivitas gerakan dakwah Muhammadiyah, telah diselenggarakan dua belas kali pertemuan anggota (sekali dalam setahun), yang saat itu dipakai istilah Algemeene Vergadering (persidangan umum).

KH Ahmad Dahlan wafat pada 23 Februari 1923 di Yogyakarta di usia 54 tahun. Beliau dimakamkan di Kampung Karangkajen, Brontokusuman, Mergangsan, Yogyakarta.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement