Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bikin Heboh! Propaganda Politik China Mendadak Muncul di Dinding London

Susi Susanti , Jurnalis-Selasa, 08 Agustus 2023 |14:18 WIB
Bikin Heboh! Propaganda Politik China Mendadak Muncul di Dinding London
Propaganda China terlihat di dinding jalanan London (Foto: Instagram)
A
A
A

Slogan sosialis, yang pertama kali diungkapkan oleh pendahulu Presiden Xi, Hu Jintao pada 2012, meliputi kemakmuran, demokrasi, kesopanan, harmoni, kebebasan, kesetaraan, keadilan, supremasi hukum, patriotisme, dedikasi, integritas, dan persahabatan.

Meski slogan-slogan itu mengundang komentar negatif, tidak jelas apakah orang yang melukisnya serius atau ironis.

Wang Hanzheng, salah satu pencipta yang juga menggunakan nama Yi Que untuk karya seninya, mengklaim karya tersebut "tidak memiliki banyak makna politik".

Dalam sebuah posting foto Instagram, Wang menulis dalam bahasa Mandarin yang mengatakan kelompok itu menggunakan elemen politik sebagai penutup "untuk mendiskusikan lingkungan yang berbeda".

"Atas nama kebebasan dan demokrasi, itu menggambarkan pusat budaya Barat, inilah kebebasan London… Dekolonisasi kebebasan palsu Barat dengan konstruksi sosialisme, mari kita lihat apa yang terjadi," tulis postingan tersebut.

"Tak perlu dikatakan bagaimana situasi di sisi lain," tambahnya.

Wang mengatakan kepada BBC "tidak diragukan lagi" bahwa 24 karakter "bukan hanya tujuan China, tetapi tujuan bersama untuk dunia".

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement