Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Sekte Paling Sesat di Indonesia, Ada Menuai Kontroversi

Cita Zenitha , Jurnalis-Selasa, 08 Agustus 2023 |07:32 WIB
5 Sekte Paling Sesat di Indonesia, Ada Menuai Kontroversi
Ilustrasi (Foto: Antara)
A
A
A

JAKARTA- Deretan sekte paling sesat di Indonesia menuai berbagai kontroversi karena ajarannya sangat melenceng. Salah satunya mengenai kepercayaan bahwa sistem agama yang ada tidak sesuai dengan pemahaman mereka.

Tidak sedikit dari pendiri ajaran ini membentuk sistem sendiri yang menggabungkan agama yang sudah ada. Beberapa bahkan mengaku sebagai Tuhan dan Rasul.

Berikut deretan sekster paling sesat di Indonesia kerap menuai kontroversi melansir berbagai sumber, Senin (8/7/23):

1. Lia Eden

Ajaran Salamullah Lia Eden sempat menghebohkan tanah air pada tahun 2008. Lia Eden selaku pendiri aliran sesat ini mendeklarasikan bahwa ia adalah Bunda Maria dan pernah bertemu Malaikat Jibril.

Kepercayaan tersesat Lia Eden mengesahkan shalat menggunakan dua bahasa, menghalalkan makan babi, dan mengadakan ritual menggunduli kepada sebagai penyucian diri.

Dengan pemahaman tersebut, Lia Eden berhasil mengumpulkan kurang lebih 100 pengikut.

2. Al-Qiyadah Al-Islamiyah

Sama seperti Gafatar, Al-Qiyadah al-Islamiyah juga merupakan aliran sesat yang didirikan oleh Ahmad Moshaddeq. Ia mengaku terlah menyerima wahyu setelah bertapa selama 40 hari dan 40 malam.

MUI menemukan bahwa Al-Qiyadah Al-Islamiyah melencengkan ajaran agama Islam dimana ajaran tersebut tidak mewajibkan puasa, shalat, dan haji. Selain itu, pengikutnya juga wajib menyetorkan sejumlah uang.

3. Kerajaan Ubur-ubur

Pendiri sekte paling sesat berikutnya dipegang oleh suami istri bernama Rudi dan Aisyah yang mendirikan Kerajaan Ubur-ubur. Aisyah mempercayai bahwa dirinya adalah Ratu Kidul.

Aliran ini terungkap setelah menyebarkan ajarannya di media sosial. Pernyataan paling kontroversial dari Kerajaan Ubur-ubur adalah bahwa Allah SWT memiliki makam. Penganut kepercayaan ini juga meyakini bahwa ka'bah bukanlah kiblat umat Islam.

4. Gerakan Fajar Nusantara

Sekilas Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) mirip dengan agama Islam. Namun sebenarnya Gafatar merupakan sekte sesat yang mengajarkan agama islam dengan paham sesat.

Ahmad Moshaddeq selaku pemimpin bahkan mengaku bahwa dirinya adalah nabi setelah Nabi Muhammad. Dirinya bahkan mendaftarkan alirannya sebagai organisasi sosial kemasyarakatan tahun 2011.

Organisasi sesat ini terkuat setelah seorang dokter bernama Rica Tri Handayani dan anaknya menghilang pada tahun 2015. Berdasarkan penyelidikan, Dokter Rica ternyata merupakan anggota dari Gafatar.

5. Aliran Sesat di Gegerkalong

Belum lama ini terungkap adanya aliran sesat di daerah Gegerkalong, Kecamatan Sukasari, Bandung. Kabar tersebut viral lantaran masyarakat sekitar mengunggah kegiatan aliran tersebut di media sosial pada awal bulan Agustus 2023

Terlihat sekte tersebut melaksanakan ibadah dengan berjoget seperti di kelab malam. Padahal mereka melakukannya di dalam masjid. Suasananya terasa sangat menyeramkan karena diterangi lampu berwarna merah.

Demikian sekste paling sesat di Indonesia penuh kontroversi.

(RIN)

(Rani Hardjanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement