WMO mengatakan gelombang panas berlangsung selama bulan Juli di sejumlah wilayah di belahan bumi utara, termasuk bagian selatan Eropa, dan suhu di sejumlah wilayah di Amerika Selatan dan sekitar Antartika meningkat di atas rata-rata.
"Dari pengawasan iklim jangka panjang yang kami lakukan, kami mendapati bahwa bumi telah menghangat sejak zaman pra-industri. And kita melihat situasi saat ini dengan jelas dan peningkatan suhu yang drastis, yang berlangsung dalam beberapa dekade, telah terjadi sejak 1970-an," ujar Chris Hewitt, direktur layanan iklim di WMO.
Ia mengatakan dari 2015 hingga 2022 adalah periode delapan tahun terhangat yang pernah tercatat, dalam 170 tahun terakhir. Fakta tersebut, ujar Hewitt, terjadi di tengah kondisi La Nina yang terus berlangsung, yang menyebabkan suhu air di wilayah Samudra Pasifik mendingin dari suhu normalnya.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.