Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dorong ASEAN Solidarity, Ketua DPR Persatukan Negara Asia Tenggara

Felldy Utama , Jurnalis-Rabu, 09 Agustus 2023 |23:55 WIB
Dorong ASEAN Solidarity, Ketua DPR Persatukan Negara Asia Tenggara
Ketua DPR RI Puan Maharani (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

Selain soal tantangan geopolitik di kawasan, Puan juga mengangkat sejumlah isu pada Sidang AIPA ke-44. Mulai dari pemberdayaan perempuan dan kalangan muda, hingga terkait konflik Myanmar yang diharapkan menjadi perhatian bersama oleh anggota AIPA.

Problem internal kawasan yang dihadapi ASEAN seperti konflik Myanmar tetap membutuhkan perhatian dari seluruh negara di Asia Tenggara. Oleh karena itu, ia menilai Puan sangat mengerti permasalahan di ASEAN sehingga mendorong implementasi konsesus lima poin penyelesaian konflik Myanmar di Sidang Umum AIPA.

"Sejauh ini, junta Myanmar masih resisten dengan formula yang ditawarkan ASEAN. Konsensus 5 Poin masih belum terlihat efektivitasnya. Oleh karena itu, langkah memperkecil ruang perbedaan di tubuh ASEAN mau tidak mau harus tetap diupayakan," ujarnya.

Menyusul keketuaan Indonesia di ASEAN, Head of Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) itu menilai dukungan persatuan dan kesatuan yang selalu digaungkan akan menambah nilai Indonesia di kalangan Asia Tenggara, maupun di lingkup dunia.

"Dan sebagai 'natural leader' di ASEAN, kiprah nyata Indonesia dalam menegaskan dan menguatkan sentralitas ASEAN selalu ditunggu," katanya.

Di sela-sela Sidang Umum AIPA ke-44, Puan juga melakukan berbagai pertemuan khusus dengan sejumlah delegasi parlemen. Termasuk parlemen dari negara-negara observer.

Puan banyak mendukung peningkatan kerja sama Indonesia dengan negara-negara sahabat di berbagai sektor, seperti dalam bidang pendidikan, ekonomi, perdagangan, bahkan pada isu politik dan keamanan.

Anton pun menyoroti isu yang dibawa Puan saat melakukan bilateral meeting dengan delegasi Maroko sebagai negara observer. Puan mengajak Maroko untuk terus konsisten bersama Indonesia dalam komitmen memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

"Penyuaraan dukungan kemerdekaan Palestina dalam pertemuan bilateral dengan Maroko oleh delegasi DPR yang dipimpin Puan Maharani patut diapresiasi,” ujarnya.

Langkah diplomasi parlemen yang dilakukan Puan itu dianggap tepat. Sebab, menurut Anton, cucu Bung Karno tersebut memiliki peran dalam pengupayaan kemerdekaan Palestina melalui jalur diplomatik.

“Bagaimanapun juga upaya-upaya diplomatik untuk menjadikan Palestina sebagai negara merdeka dan berdaulat tetap harus dilakukan terus menerus,” ungkapnya.

“Semangat dan komitmen seperti ini sejatinya memang harus terus menerus dilakukan dalam berbagai forum bilateral dan multilateral. Dengan begitu, kita tetap merawat ingatan publik bahwa Indonesia selalu menyuarakan kemerdekaan Palestina," pungkasnya.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement