Karena kemampuannya yang mumpuni, Joko Sasmito ditunjuk menjadi salah satu Perwira Menengah MA RI sejak 2005-2006. Ketua KY Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi ini kemudian mengambil program S3 di Universitas Brawijaya jurusan Hukum Pidana/HAM pada 2011. Bahkan pada 2010, ia mendapat beasiswa untuk mengikuti Pelatihan Program Sandwich Like di University Leiden Belanda untuk kepentingan disertasinya.
Atas kinerja dan prestasinya, Ketua Majelis Hakim dalam Kasus Cebongan ini banyak menerima penghargaan seperti Satya Lencana Bintang Kartika Eka Pakci Nararya tahun 2005 dan Bintang Yudha Dharma Nararya tahun 2010 dari Presiden RI.
Setelah menjadi Kepala Pengadilan Militer I-06 Banjarmasin dan Wakil Kepala Pengadilan Militer II-08 Jakarta, ia menjadi salah satu Anggota KY.
(Erha Aprili Ramadhoni)