JAKARTA - Jenderal Edi Sudrajat, merupakan lulusan terbaik angkatan dan meraih penghargaan Adhi Makayasa. Pria kelahiran Jambi 22 April 1938 itu juga lulusan Akademi Militer Nasional angkatan pertama tahun 1960.
Melansir sindonews, Edi Sudrajat ditugaskan sebagai Komandan Peleton di Batalyon Infanteri 515/Tanggul, Jember selama 2 tahun 1961-1962 setelah lulus. Ia juga sempat ikut dalam Operasi Trikora.
Kemudian, ditugaskan dalam operasi keamanan terhadap Republik Maluku Selatan, Organisasi Papua Merdeka, dan Gerakan 30 September pada 1960-an.
Saat Edi Sudrajat berpangkat Brigadir Jenderal pada 1980, dia dipercaya menjadi Panglima Komando Tempur Lintas Udara Kostrad. Setahun kemudian Panglima Kodam II/Bukit Barisan di Medan dijabatnya setelah pangkatnya naik menjadi Jenderal Bintang Dua atau Mayor Jenderal, hingga tahun 1983.
Kemudian dia dipercaya untuk memegang jabatan sebagai Pangdam Kodam III/Siliwangi di Bandung pada tahun 1983-1985. Pada tahun 1985 sampai 1986, Edi diangkat menjadi Asisten Operasi Kasum ABRI. Setelah pangkatnya menjadi Letnan Jenderal, dia dipercaya untuk jabatan Wakil Kepala Staf TNI-AD dari tahun 1986 hingga 1988. Hingga akhirnya diangkat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) hingga 1993.
Edi Sudrajat mencapai puncak kariet militernya pada tahun yang sama. Ia diangkat menjadi Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) sekarang TNI, untuk menggantikan Try Soetrisno pada 1993. Edi Sudrajat adalah perwira tinggi pertama lulusan Akademi Militer Nasional yang menjadi Panglima ABRI.