JAKARTA - Kementerian ESDM bersama dengan DPR RI menginisiasi Program Bantuan Pasang Baru Listrik atau disingkat BPBL untuk memberikan bantuan penyambungan listrik kepada rumah tangga tidak mampu yang belum berlistrik.
Program Bantuan Pemasangan Baru Listrik (BPBL) dimulai pada 2022 lalu yang telah berhasil melistriki 80.183 rumah tangga tidak mampu, melampaui target BPBL di tahun tersebut sebanyak 80.000 rumah tangga tidak mampu.
Pada 2023, Kementerian ESDM dengan dukungan dan persetujuan DPR RI kembali melaksanakan program BPBL melalui APBN Kementerian ESDM Tahun Anggaran 2023 untuk memberikan BPBL sekitar 125.000 rumah tangga di seluruh Indonesia.
Peningkatan alokasi penerima program BPBL 2023 juga akan dirasakan di Provinsi Maluku. Pada 2022 BPBL telah diberikan kepada 1.905 rumah tangga di Provinsi Maluku.
Sedangkan untuk alokasi BPBL 2023 di Provinsi Maluku meningkat menjadi 3.000 rumah tangga. Selain di Provinsi Maluku, warga Provinsi Maluku Utara akan mendapatkan alokasi kuota BPBL sebanyak 500 rumah tangga.
Hal tersebut disampaikan Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Wanhar dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (24/08/2023).