Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ganggu Kenyamanan, 1.237 Knalpot Brong di Bogor Disita Polisi

Putra Ramadhani Astyawan , Jurnalis-Kamis, 31 Agustus 2023 |13:32 WIB
Ganggu Kenyamanan, 1.237 Knalpot Brong di Bogor Disita Polisi
Sebanyak 1.237 knalpot brong disita polisi di Bogor. (MPI/Putra Ramadhani Astyawan)
A
A
A

BOGOR - Sebanyak 1.237 knalpot brong atau bising disita polisi di wilayah Kota Bogor. Knalpot yang disita itu hasil operasi pada periode Juni-Agustus 2023.

"Ini kemudian dilakukan penggantian knalpot standar di lokasi sebanyak 1.090 dan 147 diganti di unit tilang," kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Bismo Teguh Prakoso kepada wartawan di Mako Polresta Bogor Kota, Kamis (31/8/2023).

Penindakan ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 285 juncto Pasal 106 juncto Pasal 48 bahwa sepeda motor atau kendaraan bermotor harus memiliki standar kelaikan dalam mengemudi. Tujuannya adalah untuk keamanan bagi para pengendara dan pengguna jalan lainnya.

"Kalau melanggar, pidana kurungan 1 bulan dan denda Rp250 ribu. Juga ini ada Peraturan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup yang mendasarinya yaitu Nomor 27 Tahun 2009," ujarnya.

Bismo menjelaskan, penggunaan knalpot brong khususnya pada motor banyak menimbulkan potensi gangguan keamanan. Tak sedikit pula masyarakat yang mengadukan terkait knalpot tersebut karena sangat mengganggu kenyamanan.

"Ada warga yang orang rumahnya sakit, itu mengeluhkan enggak bisa istirahat, kemudian anaknya ketakutan, ada juga lagi ibadah terganggu, ada juga istrinya lagi kanker itu menyampaikan jangan sampai saya gelap mata. Ini kita terus gencarkan setiap aduan masyarakat terkait knalpot brong," tuturnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement