Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kualitas Udara di Jakarta Siang Ini Masih Tidak Sehat

Riyan Rizki Roshali , Jurnalis-Jum'at, 01 September 2023 |11:52 WIB
 Kualitas Udara di Jakarta Siang Ini Masih Tidak Sehat
Illustrasi (foto: Okezone)
A
A
A




JAKARTA - Kualitas udara di Jakarta siang ini Jumat (1/9/2023), masih menunjukkan dalam kategori tidak sehat. Adapun kualitas per pukul 11.43 WIB, Ibu Kota berada di peringkat pertama terburuk di dunia.

Dilansir dari laman pengukuran kualitas udara IQAir, indeks kualitas udara di DKI Jakarta tercatat di angka 171 berada di atas kota Johannesburg Afrika Selatan, dengan indeks 161 yang berada di posisi kedua.

Adapun kosentrasi polutan tertinggi dalam udara di Jakarta hari ini PM 2.5 dengan nilai konsentrasi 93.7 mikogram per meter kubik. Sementara, konsentrasi tersebut sebesar 18.7 kali nilai panduan kualitas udara tahunan WHO.

Berdasarkan data di atas, artinya kualitas udara di Jakarta masih belum ada perubahan meskipun Pemprov DKI telah melakukan upaya-upaya seperti penyemprotan jalan dengan water cannon, uji emisi hingga kebijakan work from home (WFH) untuk sebagian aparatur sipil negara (ASN).

Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya mulai memberlakukan denda tilang uji emisi hari ini, Jumat (1/9/2023).

Hal tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan Peraturan Gubernur No. 66 Tahun 2020 tentang Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor.

Diketahui, denda tilang uji emisi ini merupakan bentuk upaya para stakeholder untuk mengurangi polusi udara yang saat ini menjadi momok di Ibu Kota.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement