Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Fakta Bentrokan Massa Buat Kapuk Muara Mencekam Dipicu Sengketa Lahan

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Rabu, 06 September 2023 |06:00 WIB
5 Fakta Bentrokan Massa Buat Kapuk Muara Mencekam Dipicu Sengketa Lahan
Bentrokan massa (Foto: istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan bahwa bentrokan antar dua kelompok massa di Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin 4 September 2023, dipicu masalah sengketa lahan.

Okezone merangkum 5 fakta dalam peristiwa bentrokan tersebut. Berikut rinciannya:

1. Bentrokan Dipicu Sengketa Lahan

Gidion mengatakan bahwa sengketa lahan yang diperebutkan adalah di lokasi bekas kebakaran. Dalamnya hal ini ada persoalan antara pihak yang merasa memiliki lahan dan pihak yang menempati lahan.

"Ini memang berawal dari sengketa, dugaan kami berawal dari sengketa tanah, sehingga berujung pada terjadinya bentrokan," kata Gidion saat dikonfirmasi pada Selasa (5/9/2023).

2. Kronologi Ratusan Massa Terlibat Bentrokan di Kapuk Muara

Gidion menjelaskan bentrokan terjadi, saat kelompok massa berjumlah ratusan orang datang ke lokasi kebakaran di RT 01 RW 03 Kapuk Muara. Mereka berseteru dengan kelompok yang masih menempati lahan.

Karena tidak ada titik tengah di antara kedua kelompok, kemudian terjadilah bentrokan yang tidak terhindarkan.

3. Polisi Selidiki Laporan Penyerobotan Lahan Tanpa Hak di Lokasi

Sebelum permasalahan ini terjadi, polisi tengah menyelidiki laporan penyerobotan lahan tanpa hak di lokasi tersebut.

"Kami juga sedang melaksanakan penyidikan ya, terhadap suatu laporan polisi yang dilaporkan oleh tiga orang atas pasal 167 atau menduduki tanah tanpa hak. Menempati tanah tanpa hak," ungkap Gidion.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement