Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kala Kerajaan Pajajaran Kewalahan Hadapi Serangan Kesultanan Cirebon

Qur'anul Hidayat , Jurnalis-Rabu, 06 September 2023 |05:08 WIB
Kala Kerajaan Pajajaran Kewalahan Hadapi Serangan Kesultanan Cirebon
Perang di masa kerajaan. (Foto: Ilustrasi/Dok Ist)
A
A
A

Di tahun 1531 Masehi tercipta perdamaian yang dikomandoi oleh Syarif Hidayatullah mewakili Kesultanan Cirebon dan Prabu Surawisesa mewakili Kerajaan Pajajaran. Perjanjian ini menyepakati bahwa masing-masing kerajaan berdiri sebagai negara yang merdeka.

Tidak ada penyerangan apapun yang dilakukan kedua belah pihak. Cirebon mengakui keberadaan Kerajaan Pajajaran, dan sebaliknya Pajajaran mengakui keberadaan Cirebon. Pihak Cirebon pun telah menandatangani naskah perjanjian ini adalah Pangeran Pasarean merupakan putra mahkota Cirebon, Fadillah Khan, dan Hasanuddin.

Perjanjian ini memberikan kesempatan kepada Surawisesa untuk mengurusi kembali Kerajaan Pajajaran yang sempat kocar-kacir akibat peperangan yang terus terjadi. Beberapa warisan dari sang ayahnya, Prabu Siliwangi yang hanya tersisa setengah, mulai ia pulihkan kembali.

Walaupun pasca perjanjian ini, hampir sebagian besar wilayah di pantai utara Pulau Jawa lepas. Padahal di beberapa wilayah ini merupakan tempat Kerajaan Pajajaran untuk memperkaya di bidang maritim.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement