Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Momen Raja Mataram Nyaris Tewas saat Uji Coba Meriam

Avirista Midaada , Jurnalis-Jum'at, 08 September 2023 |07:42 WIB
Momen Raja Mataram Nyaris Tewas saat Uji Coba Meriam
Raja Mataram nyaris tewas saat uji coba meriam. (Ilustrasi/Ist)
A
A
A

RAJA Mataram konon nyaris tewas saat percobaan pembuatan senjata menjelang peristiwa penyerangan Blambangan. Saat itu memang Sultan Amangkurat I memerintahkan pembuat meriam dan senapan untuk menghasilkan 800 senapan dan banyak meriam kecil dalam satu triwulan.

Setelah itu terjadilah satu dan lain hal yang membuatnya sadar kembali. Kala itu sang sultan memerintahkan meriam terbaik yang baru selesai dikerjakan untuk dicoba di alun-alun. Setelah itu disuruhnya supaya dicoba pula sebuah meriam Belanda yang sama besarnya, tetapi diberi peluru yang dua kali lebih berat daripada peluru untuk meriam Jawa.

Sunan Mataram itu merasa heran bahwa meriam Belanda itu hanya sedikit melompat ke belakang. Lantas ia menanyakan kepada pembuat meriam Jawa, apakah meriam Jawa juga tahan diisi dengan peluru yang sama beratnya. Setelah pembuat meriam itu menjawab bahwa hal itu bisa.

Maka ketika meriam buatannya ditembakkan sebagaimana dikutip dari "Disintegrasi Mataram : di Bawah Mangkurat I" dari H.J. De Graaf, diisi dengan peluru dua kali lebih berat, kemudian ditembakkan. Tetapi meriam itu meledak dan hancur berantakan berkeping-keping tidak terhitung banyaknya, dan keping terbesar jatuh tepat di depan raja.

Sungguh luar biasa terkejutnya, hingga diperintahkan Sultan Amangkurat I agar pembuat meriam itu ditangkap, lapangan percobaan itu dijahanamkannya, dan diperintahkannya pula agar gerbang lapangan ditutup semen untuk selama-lamanya, sehingga sangat menyusahkan kalangan Istana sendiri.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement