Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bansos Beras Disalurkan ke 3 Kabupaten di Jabar, Partai Perindo: Komitmen Jokowi Peduli Rakyat

Dimas Choirul , Jurnalis-Sabtu, 09 September 2023 |09:34 WIB
Bansos Beras Disalurkan ke 3 Kabupaten di Jabar, Partai Perindo: Komitmen Jokowi Peduli Rakyat
Partai Perindo Apresiasi Presiden Jokowi yang Sangat Peduli Rakyat/Biro Setpres
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah segera menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) pangan berupa beras kepada masyarakat tak mampu.

Bansos beras dengan kemasan 10 kg akan dibagikan kepada 613.000 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) yang penyalurannya dilakukan selama 3 bulan sepanjang September, Oktober, dan November 2023.

Bansos tahap awal didistribusikan Kantor Cabang Bulog Cirebon berjumlah sebanyak 18.000 ton beras kualitas medium di 3 Kabupaten akan disalurkan ke 3 wilayah di Provinsi Jawa Barat, yaitu Cirebon, Majalengka dan Kuningan.

Juru Bicara Nasional Partai Perindo Yerry Tawalujan menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, Pemerintahan Jokowi bekerja cepat menanggulangi dampak kemarau panjang yang berakibat naiknya harga beras.

“Bansos pangan berupa beras ini layak diapresiasi karena langsung menjawab kebutuhan rakyat. Ini bentuk komitmen Jokowi yang peduli rakyat," jelas Yerry, Sabtu (9/9/2023).

"Ini tentu tahap awal yang dimulai di Jawa Barat. Karena rencananya pemerintah akan menyalurkan Bansos beras untuk 2,1 juta keluarga." tambah pria -- yang akan maju sebagai Bacaleg DPR RI dari Dapil Sulawesi Utara itu.

Dia berharap penyalurannya dilakukan secara merata di berbagai wilayah dengan dampak kekeringan terparah.

Sebelumnya, Kepala Kantor Cabang Bulog Cirebon Imam Firdaus Jamal, mengatakan Bansos beras ini untuk menekan kenaikan harga beras di pasaran.

Menurutnya, Kantor Cabang Bulog Cirebon mengalokasikan 18.000 ton beras untuk dibagikan selama 3 bulan ke depan.

Atas hal tersebut, Yerry mengusulkan agar Kantor-kantor Cabang Bulog di daerah lain difungsikan juga untuk menyalurkan bansos beras ke daerah yang paling membutuhkan.

"Kami perlu mengingatkan pemerintah khususnya Badan Pangan Nasional dan Bulog yang menjalankan Bansos ini agar prioritasnya tidak dibuat berdasarkan daerah dengan total jumlah terbanyak. Tetapi berdasarkan wilayah yang paling parah terdampak kekeringan," pungkas Yerry.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement