Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jelang Idul Fitri, Pertempuran Kesultanan Banten dan Cirebon Berujung Pemenggalan Kepala

Avirista Midaada , Jurnalis-Senin, 11 September 2023 |06:55 WIB
 Jelang Idul Fitri, Pertempuran Kesultanan Banten dan Cirebon Berujung Pemenggalan Kepala
Illustrasi (foto: dok Okezone)
A
A
A

Ia dikirim kepada Sultan, yang mengampuninya. Ketika orang Cirebon lainnya melihat senjata - senjata sedang terapung, belum mengerti mereka bahwa Panjangjiwa tanpa sedikit perlawanan pun telah menyerah. Mereka diserang secara tiba - tiba oleh Astrasusila dan dua orang demang.

Hanya satu kapal yang selamat, di bawah pimpinan Martasar, sedangkan 50 kapal dapat dirampas. Para awak kapal tidak melawan, dibelenggu, dan diturunkan di padang Sumur Angsana. Di sana mereka semua dibunuh, sekalipun mereka minta ampun. Kepala dari jasad yang sudah meninggal mereka dikirim ke Surasowan (Banten).

Peristiwa tragis ini terjadi pada hari ketiga puluh bulan Ramadan. Pada hari Lebaran para prajurit kembali ke Banten. Bulan Ramadan tanggal 30 ini jatuh pada tanggal 22 Desember tahun 1650, dimana hari Lebaran Idul Fitri jatuh pada hari berikutnya.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement