JAKARTA - Munculnya sosok Ganjar Pranowo dalam tayangan Azan Maghrib di televisi swasta menjadi perbincangan hangat dalam beberapa hari terakhir.
Ada yang melihat peristiwa tersebut sebagai politik identitas, ada juga yang menyangkalnya dan banyak juga yang mendukungnya.
Namun, menurut sejumlah pakar, tayangan azan yang menampilkan sosok Bacapres Partai Perindo tersebut tidaklah melanggar aturan dan bukan politik identitas.
BACA JUGA: