Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jejak Semaoen, Pendiri Sekaligus Pemimpin PKI Pertama

Cahyo Yulianto , Jurnalis-Jum'at, 15 September 2023 |04:02 WIB
Jejak Semaoen, Pendiri Sekaligus Pemimpin PKI Pertama
Semaoen (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Partai Komunis Indonesia (PKI) merupakan organisasi terlarang di Indonesia. Ada sejarah kelam terukir. Namun, yang perlu diketahui siapakah pemimpin PKI pertama kali?

Dari berbagai sumber, cikal bakal berdirinya PKI dimulai pada 23 Mei 1914. Bermulai bermula dari Indische Sociaal Democratische Vereniging (ISDV). ISDV merupakan organisasi komunis yang didirikan orang Belanda bernama Josephus Fransiscus Marie Sneevliet.

Kemudian, ISDV menyebarkan paham komunisme, salah satunya melalui organisasi Sarekat Islam. Masuknya paham komunis ke Sarekat Islam membuat timbulnya perpecahan.

Beberapa tokoh Sarekat Islam akhirnya bergabung ke ISDV. Hingga pada 1920, ISDV mengadakan kongres di Semarang yang kemudian lahirlah Perserikatan Komunis di Hindia (PKH) yang diketuai Semaoen atau Semaun.

Semaun merupakan pria kelahiran Curahmalang, Sumobito, Jombang, pada 1899 silam. Desa kelahirannya cukup terkenal karena merupakan salah satu desa di Jombang yang memiliki stasiun kereta api pada masanya.

Ayahnya bernama Prawiroatmodjo yang berprofesi sebagai seorang tukang batu di sebuah perusahaan kereta di Jawa Timur. Meski berasal dari golongan sosial rendahan, Semaoen berhasil menempuh pendidikan di Tweede Klasse atau Sekolah Dasar Kelas Dua dengan durasi tiga tahun.

Semaoen bekerja sebagai juru tulis di Staatsspoor, sebuah perusahaan kereta api di Surabaya setelah lulus sekolah. Pada masa bekerja tersebut yang menjadi irisan sejarah antara Semaoen dan gerakan komunis.

Semaoen aktif ikut dalam Sarekat Islam sebelum akhirnya bertemu Henk Sneevliet yang dikenal sebagai seorang pendukung Marxis.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement