Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

500 Embung di Bojonegoro Mengering Akibat Kemarau Panjang, Petani Terdampak

Dedi Mahdi , Jurnalis-Minggu, 17 September 2023 |07:35 WIB
500 Embung di Bojonegoro Mengering Akibat Kemarau Panjang, Petani Terdampak
Penampakan embung mengering di Bojonegoro. (Foto: Dedi Mahdi)
A
A
A

BOJONEGORO - Musim kemarau panjang membuat embung di Bojonegoro, Jawa Timur, mengering. Lebih dari 500 embung di sejumlah desa sudah kering kerontang, padahal embung tersebut menjadi tumpuan irigasi bagi petani.

Salah satu embung atau waduk ukuran kecil yang kering ini berada di Dusun Kampung Baru, Desa Ngumpak Dalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro.

Menurut warga setempat, keringnya embung sudah berlangsung sejak dua bulan terahir seiring memasuki puncak musim kemarau. Bahkan cuaca panas membuat tanah di dasar embung retak-retak.

Kepala Bidang Air Baku dan Irigasi Dinas Pekerjaan Umum Sumberdaya Air atau PU-SDA Pemkab Bojonegoro, Bungku Susilowati mengatakan, saat ini ada lebih dari 500 embung yang mengering.

“Diperkirakan mayoritas atau sebagian besar embung telah mengering, embung tersebut tersebar di sejumlah desa terutama di wilayah selatan Kabupaten Bojonegoro,” ucap Susilowati, Sabtu (16/9/2023).

Akibatnya ribuan hektare areal pertanian dibiarkan mangkrak, lantaran tak bisa ditanami karena kondisi tanah yang terlalu kering.

Sementara itu sesuai prediksi BMKG, puncak musim kemarau berlangsung bulan Agustus hingga September 2023. Kemarau tahun ini diperkirakan lebih parah karena ada fenomena El Nino.

(Qur'anul Hidayat)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement