A.H Nasution, Target Utama tragedi G30S/PKI
Ketika tragedi G30S/PKI meletus di tahun 1965, Nasution yang saat itu berpangkat jenderal menjadi salah satu dari target penculikan dan pembunuhan PKI, bersama dengan Jenderal Ahmad Yani dan beberapa jenderal lain.
BACA JUGA:
Aksi tersebut dipimpin oleh Letnan Doel Arief yang bersama pasukannya menuju kediaman Nasution di Jalan Teuku Umar No. 40. Memasuki rumah, terjadi pertempuran dengan beberapa ajudan yang sedang berjaga.
Mendengar bising di luar kamar, Johanna Sunarti, istri Nasution membuka pintu dan melihat seseorang dengan senjata siap menembak. Melihat hal tersebut, Sunarti mengunci pintu dan mendorong Nasution keluar melalui pintu lain dan menyusuri koridor ke pintu samping rumah.
BACA JUGA:
Nasution berlari ke halaman rumah menuju dinding yang memisahkan halamannya dengan Kedutaan Besar Irak. Ketika melompati dinding, ia mengalami patah pergelangan kaki karena terjatuh.
Meskipun berhasil lolos dalam tragedi tersebut, Ade Irma Nasution, putri kedua Nasution yang berusia 5 tahun tewas ditembak di pelukan Mardiah, adik Nasution. Ia juga kehilangan Lettu Pierre Tendean, letnan muda yang menjadi ajudannya.