Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Atasi Polusi Udara, Komisi IX Dorong Pelaku Industri Manfaatkan Energi Matahari

Felldy Utama , Jurnalis-Kamis, 21 September 2023 |06:04 WIB
Atasi Polusi Udara, Komisi IX Dorong Pelaku Industri Manfaatkan Energi Matahari
Anggota Komisi IX DPR RI Putra Nababan (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR, Putra Nababan berharap pelaku industri bisa memanfaatkan energi bersih seperti energi matahari guna mencegah persoalan polusi udara. Menurutnya, hal ini bisa didorong oleh lewat sosialisasi yang dilakukan pemerintah.

Masukan ini disampaikan Putra saat berbincang dengan penyanyi Aurelie Moeremans dalam program acara 'Ngobrolin DPR' melalui live Instagram, Rabu (20/9/2023). Adapun, topik yang dibahas sejauh mana peran DPR mendukung Pemerintah dalam pemulihan kualitas udara.

Saat berbincang, Putra mengatakan kualitas udara yang buruk di beberapa wilayah di Indonesia, khususnya di Jakarta, diakibatkan beberapa faktor. Seperti musim kemarau yang berkepanjangan, asap kendaraan bermotor hingga pelaku industri nakal yang menjadi penyumbang polusi.

"Pemerintah perlu memberikan sosialisasi dan edukasi yang ketat kepada pelaku industri untuk mendorong mereka memanfaatkan sumber energi bersih seperti energi matahari atau angin dan untuk keperluan industri rumah tangga juga demikian, karena banyak industri yang tidak terdaftar ini perlu diedukasi," kata Putra.

Putra juga menyinggung mengenai Pemprov DKI Jakarta yang kini tengah berupaya menciptakan hujan buatan guna mengurai polusi di udara. Hanya saja, ia menganggap upaya pembuatan hujan buatan tersebut belum begitu berhasil.

"Kemarau yang berkepanjangan yang tidak kunjung hujan juga turut berdampak pada kualitas udara di Jakarta. Makanya, pemerintah membuat hujan buatan meskipun kurang sukses, cuma rintik-rintik," ujarnya.

Walau belum ada kemajuan signifikan dari upaya rekayasa cuaca, Putra memastikan DPR mendukung berbagai langkah pemerintah dalam mengatasi permasalahan polusi udara. Seperti meningkatkan sarana transportasi publik guna mengurangi jumlah kendaraan bermotor yang menjadi salah satu penyumbang polisi di udara.

"Kalau kita kan semua menggunakan transportasi pribadi, itu yang juga menjadi penyumbang efek negatif kualitas udara di Ibu Kota. Dibandingkan negara tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Australia, bagaimana mereka menggunakan transportasi umum untuk ke sekolah, ke kantor dan lain sebagainya," tuturnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement