JAKARTA - Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi Partai Djarot Saiful Hidayat menuturkan bahwa Calon Presiden (Capres) harus memiliki stamina yang kuat untuk memimpin negara. Apalagi, yang diurus rakyatnya berjumlah ratusan juta.
Djarot lantas memberikan contoh Capres yang diusung PDIP yakni Ganjar Pranowo. Kata dia, Ganjar yang masih berusia 54 tahun memiliki fisik yang kuat.
"Karena pemimpin Indonesia harus kuat. Memimpin 270 juta rakyat membutuhkan fisik yang kuat untuk bisa mempercepat apa yang ingin dia capai. Bukan hanya sprint tapi butuh stamina," ujarnya dalam saat wawancara eksklusif dalam acara Talking Politic with Reinhard yang diselenggarakan oleh MNC TV, Senin, (25/9/2023) di Studio Inews Tower, Jakarta Pusat.
Kata dia, Ganjar memiliki kans untuk memenangkan Pilpres 2024. Selain kesehatan yang bagus, rekam jejak Ganjar juga mumpuni. "Dari sisi usia, track racord dan rekam jejak. Pak Ganjar lebih mudah di terima komunikasinya dengan anak muda," ucap Djarot.
Lanjut Djarot, Ganjar juga didukung oleh kekuatan politik yang tak diragukan lagi. Untuk informasi, Ganjar diusung oleh PDIP, Perindo, PPP, PSI dan Hanura. "Kita fokus memenangkan Pak Ganjar, untuk kepentingan negara dan bangsa yang sebenarnya," tutur Djarot.
Djarot lantas tak mengkhawatirkan soal jumlah poros Capres. Diketahui, saat ini terdapat tiga poros Capres. Di antaranya, Ganjar Pranowo yang diusung oleh PDIP, Perindo, PPP, PSI dan Hanura.