Suharyanto pun mengatakan dalam pelaksanaan TMC dilakukan dengan arahan BMKG berdasarkan pertumbuhan awan-awan hujan. Pasalnya, jika awan-awan hujan tidak memadai untuk dilakukan penyemaian maka operasi TMC tidak bisa dilaksanakan.
“Tentu saja dalam pelaksanaan TMC kita selalu mendapat arahan dari kepala BMKG, berdasarkan pertumbuhan awan, tadi ibu KLHK sudah mengatakan yang agak berat adalah Kalteng, dengan Kalsel, maka di hari-hari ke depan ini akan kita laksanakan bekerja sama dengan BRIN, yaitu Jambi, Kalteng, Sumsel, Kalsel dan Riau,” pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.